Puisi Akrostik | Tentang Cinta

Pic—thegorbalsla

Bagai embun pagi yang selalu menanti mentari
Aku pun sama, menunggu kedatanganmu tuk sematkan lingkaran kecil di jari manis ini
Setiap denting jarum jam yang berbunyi, tak pernah kumelupa
Wajahmu yang nampak lelah sebab perjuangkan asa yang kupinta, 
Aku tlah menjadikanmu alasan tuk perjuangkan masa depan bersama
Rasakan bahagia yang selalu terbayang di mata
Arungi segala suka duka hingga menutup mata

Ya, begitulah harap yang selalu terucap, terbayang, dan tertanam dalam jiwa nan raga
Untuk menemukan bahagia yang sesungguhnya 
Dengan menyempurnakan iman yang kita miliki
Aku ingin engkau menjadi lelaki yang membersamaiku di dunia pun pada alam selanjutnya

Ketika semua terjadi pada waktunya nanti, 
Aku ingin engkau ucapkan janji setia, agar...
Rasa yang sempurna tak pernah pudar meski kegagahan tlah termakan usia
Aku pun sama, kan kuucap janji tuk sehidup semati
Nanti, esok, juga selamanya, kan kukecup punggung tanganmu kala pagi dan sore hari
Agar terobati lelah yang kamu rasa, juga mempermanis cinta yang kita punya.

--------------


Sudah lama tak kuukir kata indah untukmu
Sebagai penghantar lelapmu ketika malam tlah datang
Atau, sebagai alasan senyummu itu ketika mentari menyambut pagi

Meski terhalang jarak dan waktu
Kutahu semua rasa yang tlah kita rajut bersama tak kan hilang begitu saja, 
Seperti janjimu yang kan tetap setia
Perjuangkan segala asa tuk hidup bersamaku selamanya

Yang ingin kutahu adalah bagaimana kelanjutan kisah kita
Tapi, aku tak pernah meragukan rasa yang pernah kau beri
Semua ucap janji yang pasti kau tepati
Kupercaya, semua tak kan pernah menjadi sia-sia

Yang terucap kan terwujud
Kamulah alasanku tuk tetap berdiri di sini
Menunggu kepastian yang pernah kamu ucapkan
Tuk datangiku bersama orang-orang yang tersayang.

[Bintang•16•03•2019]

Comments

  1. Pertamak.

    Udah itu aja dulu.😂

    ReplyDelete

  2. Sebening embun dalam jiwa merekah dalam aura rona merah..

    Kubuka lembaran baru meski hati belum terpadu biru...😂😂😂😂

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ciee. Siapakah si biru yang dimaksd? Apakah bang Budi? 😱😱uwowuowww hihii

      Delete
    2. Kalo sue ya dijait kwkwkw

      Delete
  3. Replies
    1. Hehehe iyaa bang. Baru muncul maksdnya hehe

      Delete
  4. Puisi tentang cinta atau tentang kehidupan?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pahami aja kalimatnya😊makna dibalik kalimat itu. Kehidupan dalam apa, bersama siapa, dan apa keinginan yang diharapkan. ....hihi

      Delete
    2. Ternyata tentang keinginan hidup bersama

      Delete
    3. Iya dan semua itu karna satu rasa. Berkat rasa itu terciptalah keinginan itu...

      Hihi gtulah puisi😅

      Delete
    4. Sepertinya ini puisi tentang admin blog ini.

      Delete
    5. Tentang admin blog siapa? Kan aku adminnya hihi

      Delete
    6. Pasti itu tebtent bintang, iya kan?

      Delete
    7. Hihi yang ini ketahuan ya? Hehe

      Delete
  5. Nyerah separuh dah kalau tentang puisi.. 😁

    ReplyDelete
    Replies
    1. Berarti masih ada separuhnya kan? Hahaha

      Delete
    2. Separuhnya udah ditaruh di tetangga sebelah.

      Delete
    3. Oh jadi tetangga sebelah dah dateng? Kwkw

      Delete
    4. Udah diundang tapi katanya belum sempat.. 😝

      Delete
    5. Haha ya harus sempet lah kwkwkw

      Delete
  6. Replies
    1. Hihi awas orangnya muncul hihi

      Delete
    2. Btw disini g ada tombol ikuti
      Cuma subscribe aja kalo subscribe emailku bisa penuh n_n

      Delete
    3. Hihi iya yah. Coba nanti aku atur supaya ada untuk follow hehe makash udh ngingetin bang 😅

      Delete
  7. puisi nya bgus tentang harapan dan doa

    ReplyDelete
  8. So sweet, romantis sekali mbak. Yg dituju pasti hatinya dag dig dug happy

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yang dituju lagi kehabisan kuota kekwkw...😂gak jdi dag dig duh hihi

      Delete
  9. Mantap nih pujangga satu ini.. hehee udah bikin puisi aja nih ckckckc

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihihi tadi lagi baper pas denger musik, jadinya bikin puisi aja hehee

      Delete
  10. coba hantar ke composer music, nanti boleh dibuat lagu puisi ini ;-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Belum pernah nyoba kak. Jadi belum tau caranya, dan prosedurnya ....

      Delete
    2. sekarang prosedur mudah. just say hi kepada para produser di laman2 social mereka. kenal2 dahulu kemudian baru cuba nasib... ;-)

      Delete
    3. Hihi gtu yah kak. Iya deh nanti Bintang coba.. Smoga aja bisa... Makash udh nyemangatin😘

      Delete

Post a Comment

Terimakasih telah mapir di rumah minimalisku. Jangan pernah bosan ya! Nanti gak dikasih permen loh.