Puisi | Inikah Pengertian || Puisi | Mawar


Pic—wired.com

Aku ceroboh dan kamu selalu mengingatkan
Agar tak terulang kejadian yang tak diinginkan
Kamu katakan 'berhati-hati dalam setiap langkah'
Aku hanya mengangguk, memberimu jawab dengan sekilas senyuman

Kamu tak pernah lelah menghancurkan besarnya egoku
Tatapmu syahdu luluhkan hati yang membeku
Hingga rasa yang terpadu semakin besar
Tuhan begitu adil t'lah menghadirkan rasa di antara kita

Kamu galak tapi tak pernah membentak
Tak berbuat kasar pada wanita
Juga tak pernah menorehkan luka pada hati yang sudah dipenuhi cinta
Dunia terasa sempurna ketika kamu berada di sekitarku

Tatapanmu mematikan seluruh sendiku
Hadirkan degup yang tak pernah menentu
Genggamanmu hancurkan amarahku
Membuatku tak dapat berkata-kata 

Kamu...
Berapa banyak kata yang bisa kugunakan tuk mengungkapkan
Betapa hebatnya lelaki idamanku
Yang setia menghadirkan senyuman
Pun kebahagiaan yang tak pernah terjanjikan

Inikah pengertian nyaman?
Tak dapat diungkapkan
Hanya bisa dirasakan 
Bersama dengan ketulusan yang saling diberikan

Inikah pengertian cinta?
Tiada kata yang dapat mewakili kebahagiaannya
Hanya ingin selalu berjalan bersama
Beriringan, saling menggenggam dan tak ingin melepaskan

Inikah akhir pencarian?
Setelah banyak yang menjadi tambatan hati
Kamulah satu-satunya yang tak menyerah
Tuk terus memenangkan hatiku sampai akhir nafasmu

Kamu...
Tetaplah menjadi sebab atas pengertian yang tak dapat dijabarkan ini, 
Tetaplah menjadi pemenang hati 
Tuk menjadi tambatan yang tak akan terganti
Sekarang, esok, selamanya, hingga pada alam berikutnya...


*******

                          •Mawar•

Mawar yang merah
Aku tak menyukainya
Meski mawar adalah pelambang cinta
Dan, kamu tahu sekali bagaimana cara agar aku menerimanya

Kau tinggalkan setangkai mawar merah di atas tumpukan buku milikku
Membiarkanku melihatnya sendiri
Mengambilnya dan menghirup aroma wanginya
Tanpa bisa berkata-kata pun memarahimu

Kau membuatku menikmati wangi mawar
Menjadikanku wanita yang lebih berhati-hati
Agar duri-duri mawar tak melukai
Dan, kamu berhasil membuatku jatuh cinta pada mawar untuk pertama kalinya

Kau tutup mulut ini ketika hampir kumemaki
'Sukailah mawar seperti menyukaiku' katamu manis
Membuatku terdiam dan membiarkanmu menyelesaikan tatapan itu
Hingga tak kusadari satu persatu kelopak mawar berjatuhan di sekitarku

Romantis, 
Kau persiapkan jutaan kelopak mawar bagai taman bunga
Wangi, aku menyukainya
Tak ada duri yang melukai

Kau menjaga mawar ini agar terlihat indah
Sama seperti ketika kau menjagaku
Kau, jadikan mawar ini sebagai hadiah
Sama seperti mimpiku kala itu

Manis, 
Kau dan bunga mawar tak dapat tergantikan
Bermula dari kebencian
Kini keduanya berada dalam genggamanku
Dan tak kan pernah kulepaskan

Tetaplah menjadi mawar dalam hatiku
Kan kutaklukan duri yang dapat menyakiti
Agar tak terluka cinta yang kudamba
Pun, agar kau dan aku menjadi 'kita' tuk selamanya...


—Bintang Malam—

Comments

  1. Harusnya ini yang nongol duluan, tapi malah kedahuluan B_yk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha gak papa. Kalah star keke. *pdahl satu tempat๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚

      Delete
    2. Di tinggal ngambil permen sih

      Delete
    3. jago membuat puisi nih, jempo deh

      Delete
    4. @Budi, hahaha iya harusnya. Tp keduluan kwkw

      @Djangkaru, jempo tuh nama makanan yak? Kwkw

      Delete
  2. Waduh ide puisi nya banyak banget๐Ÿ˜ƒ
    Awal nulis dulu ku jg puisi tp kupikir bikin gado gado๐Ÿ˜ƒ

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gado2 mah enak dimakan bang hihi..

      Delete
    2. Enak di ulek gado gado๐Ÿ˜ƒ

      Delete
    3. @Sofyan, hai abang haha aku baru muncul. Btw, aku juga suka puisi dan ini masih belajar terus meski jelek hehe..

      @Nungky, enak bangtapalagi pedes hehe

      Delete
  3. Puisinya masih mirip curhat atau prosa. puisi bukanlah rangkaian peristiwa, tapi rangkaian imajinasi dari sebuah peristiwa yang dapat hidup. hehe.
    Tapi keren. lanjutkan.

    puisi pop seperti di atas, memang masih banyak digemari para remaja. makanya disebut puisi pop. atau puisi yang ngepop. atau puisi populer di kalangan remaja saja.

    ReplyDelete
  4. Silahkan singgah di blog saya, ada puisi juga loh hehe. klik https://www.cianjurjourney.online/2019/03/puisi-yang-berasal-dari-nama-tempat-wisata-taman-bunga-nusantara-cianjur.html

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya udahh mampir kok. Makash masukannya. Aku emang sedang belajar tentang puisi. Maklum, kenal dunia nulis juga baru setahun. Jd ya masih sangat buruk hasilnya..

      Delete
  5. Nyerah separooh kalau soal puisi..hehehehe

    ReplyDelete
  6. apakah aku orang yang nggak romantis ya kok aku sama sekali tidak tertarik sama cerpen sama puisi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Romantis gak harus menguasai dua hal itu kok om hehe

      Delete
  7. Klik puisi udah angkat tangan deh n_n

    ReplyDelete


  8. Nggak mau permen, Atau bunga mawar, Maunya bunga bank..๐Ÿ˜„๐Ÿ˜„

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jadi kalian berdua, sukanya disuruh bayar bunga bank?๐Ÿ˜Ž

      Delete
  9. Puisi yang pertama saya sedikit tersindir. saya suka membentak dan bahkan bersikap galak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. + gigit klo lagi makan ya om?
      hehehe,,,,

      Delete
    2. @Djangkaru, sesungguhnya wanita sangat takut saat mendengar laki" mengeraskan suaranya ๐Ÿ˜Š

      @kontanopa, hehe iya kalo gak digigit gak hancur hihi

      Delete
  10. Puisinya keren ini! Bahasanya juga. Maju terus dah :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Masih belajaran kak. Makash supportnya hehe

      Delete
  11. Ada 2 puisi ni. Satu puisi pengertian, satunya lagi mawar. Kalau digabungkan, harus mengerti si Mawar nih, walau durinya bikin sakit..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bhahaha keinget acara tv. Sebut saja si Mawar kwkw.
      Aku gak mau jd durinya ๐Ÿ˜‚

      Delete
  12. Puisi pertama keren dan ada tulisan 'tatapan mata mematikan' ...

    Itu kira-kira sinar tatapan matanya kayak gimana ya, Bin ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lembut, bikin luluh dan bikin membisu. Ah, pokoknya gtulah hahaha

      Delete

  13. Duuuhh!! Bintang ..๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚

    ReplyDelete

  14. Permennya mana nih..๐Ÿ˜„๐Ÿ˜„

    ReplyDelete
    Replies
    1. Di toko banyak mas, ngapain minta ama anak kecil, malu dong.๐Ÿ˜ฌ

      Delete
    2. Ahaha bener tuh kata om Agus .. Malu dong sama anak kecil kwkw

      Delete
  15. Mana nih, kok belum ada update barunya. Apa lagi jaga lilin ya adminnya..๐Ÿ˜‚

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kayakna tuan rumah lagi hajatan g update dulu๐Ÿ˜ƒ

      Delete
    2. Adaapa ini? Rasan-rasan admin? Beraninyah! Bayar!!!๐Ÿ˜Ž๐Ÿ˜Ž

      Delete
    3. Ckckckck nggak tuh ๐Ÿ˜ƒ hihihi ada muncul

      Delete
  16. Puisi pop begini memang puisi yang paling disukai remaja. Apalagi puisinya tentang cinta. Asyik.
    Keren. Keren. Coba dijadikan sebuah peristiwa cerpen. Keren pasti.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waktu itu dh nulis kak. Eh, hp blank dan catatan hilang kekekw
      Makash kak

      Delete
  17. tapi mawar... sifatnya seketika cuma. mewangi di kala mengembang tapi kukuh di kelilingi duri duri...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe iya. Tapi wanginya mawar selalu disukai. Hehe

      Delete
  18. Gimana sih caranya bisa merangkai kata sebagus ini, aku dari dulu ga bisa bikin puisi sama sekali, padahal suka ikutan lomba baca puisi waktu SD, tp ga bisa bikinnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe coba baca" karya penulis" puisi kak. Aku yg ngajarin ya bebrapa diantara mereka. Dan sbnrnya gak rumit. Untuk pemula seenggaknya berani melangkah buat ambil imajinasi. Urusan jelek atau bagus mah jangan dipikir kak. Yg penting belajar

      Delete
  19. luar biasa indah sekali puisinya, ane jadi termotivasi untuk belajar merangkai kata agar bisa merubah dunia :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Woow niatan yg emezing hihi semangat bang. Ayo rubah dunia jd lebh berwarna dan manjaaaah๐Ÿ˜…hihi

      Delete
  20. aku mau mampir lagi karena aku suka permen

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kwkww makasih lho om hehe. Ini aku baru muncul

      Delete
  21. Belum ada postingan baru ya om?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Udah kok bang hehe aku baru sempet dan mood ngeblog๐Ÿ˜€

      Delete

Post a Comment

Terimakasih telah mapir di rumah minimalisku. Jangan pernah bosan ya! Nanti gak dikasih permen loh.