Pembunuh Rezeki Para Pembisnis Online.

Ilustration


Era Informasi manjadi ladang penghasilan bagi sebagian masyarakat sekarang ini dari menjajahkan produk-produk milikinya sendiri hingga menjajahkan produk milik orang lain dengan sistem bagi hasil.

Kemajuan teknologi yang mempermudah masyarakat dalam mencari informasi di manfaatkan sebaik-baiknya oleh anak-anak muda yang melihat peluang dari perkembangan teknologi tersebut.

Masyarakat milenial yang setiap harinya tidak lepas dengan telepon pintar kesayangannya, baik untuk mengakses informasi maupun komunikasi secara capat ikut terperangkap dalam zona cyber space.

Banyak keuntungan dalam dunia cyber space karena semua klas masyarakat bisa secara langsung ikut berperan di dalamnya mulai dari pelaku usaha, investor, maupun masyarakat pada umunya mereka merasa sangat terbantu dengan adanya kemudahan teknologi.

Namun sebaliknya kehawatiran dari masyarakat masih terus terusik dengan hal-hal negatif yang dapat merugikan mereka, salah satunya adalah penyadapan data pribadi serta kasus penipuan dan juga kasus pernyebaran berita bohong (Hoaks).

Bagi para pembisnis online ini merupakan momok yang bisa mengurangi pendapatan mereka secara langsung, sebab kepercayaan masyarakat semakin menurun dengan banyaknya hal-hal negatif seperti penipuan yang memberikan citra buruk pada masyarakat sehingga enggan kembali lagi menggunakan fasilitas yang memudahkan tersebut karena hawatir akan menjadi korban penipuan.

Kepercayaan masyarakat terhadap para pelaku bisnis secara online disembelih oleh orang-orang yang mengatas namakan bisnis padahal merupakan sistem berbahaya yang banyak merugikan semua pihak dengan kata lain merupakan sistem terorganisir untuk mencari sasaran baru dengan meraup keuntungan sebanyak-banyaknya dari sang korban.

Sistem penipuan tersebut merupakan pelanggaran secara hukum baik dalam ruang cyber space maupun kehidupan secara nyata. Tergolong kedalam kriminalitas dan pelakunya harus di berikan tindakan secara hukum, mereka para pelaku tersebut termasuk kedalam golongan cyber crime.

Jika kita memahami jenis motif kejahatan yang dilancarkan oleh cyber crime itu beraneka ragam jenisnya, mulai dari mengaku sebagai para pelaku bisnis dengan menjual produk, meminjamkan uang tanpa riba yang mengharuskan mereka yang tertarik untuk mentransferkan sejumlah uang ke rekening yang diberikan pelaku cyber space dengan alasan sebagai jaminan, mengaku bisa menggandakan uang, memberi nomer-nomer jitu dan lain sebagainya.

Dan yang menjadi perhatian kita mereka para pelaku cyber crime dalam akunya terkadang menggunakan lebel dagangan tertentu atau foto para tokoh masyarakat seperti habib, kyai, artis dan sebagainya yang mana trik tersebut merupakan trik untuk mengelabui calon korban  supaya percaya, dan harap berhati-hati mereka menggunakan trik tersebut merupakan agar identitas aslinya tidak diketahui orang lain.

Akan tetapi pribahasa mengatakan "Sepandai-pandainya bajing meloncat, pada akhirnya akan jatuh jua'' kepandaian cyber crime alias penipu itu tidak sepandai si kancil yang mana cyber crime masih memiliki cela supaya identitasnya terbongkar yaitu dengan adanya rekening yang diberikan pada calon korban, rekening tersebut bisa menjadi alat bukti untuk menelusuri jejak keberadaannya. Kalaupun dengan nomor telepon besar kemungkinan bisa melacak persembunyian penipu akan tetapi tetap sulit karena penipu memiliki lebih dari satu nomer telepon.

Begitu maraknya kejahatan yang dilakukan di ruang baru bernama cyber space atau yang sering kita dengar dengan dunia online, banyaknya manfaat dari kemajuan teknologi informasi, masih akan selalu ada sisi negatif dibalik itu semua. Kewaspadaan dan ketelitian kita semua sebagai masyarakat yang berkecimpung di dalamnya harus berani mencegah dan menyebarkan kepada orang-orang yang kita cintai agar tidak termakan oleh tipu muslihat para cyber crime, bahkan jika kita mengetahu segeralah untuk melaporkan kejahatan tersebut kepada pihak hukum atau ke polisian karena perbuatan tersebut merupakan murni tindak kejahatan dan kriminalitas yang merugikan masyarakat.  Mari kita jaga rumah kita dari semua macam kejahatan agar tercipta keamanan, ketentraman, dan kesejahteraan di negeri kita tercinta. Sekian Terimakasih...Wassallamuallaikum wr.wb.

Created by :
(B_yudha_karana)

C.06.04.2019.Rb

Comments

  1. wah-wah-wah,bicara soal jual beli online memang terkadsang tak ada habisnya,ada saja yang dibahas, inilah itulah, tapi yang jelas jika kita bisa bijak dalam bertransksi dijamin bakalan aman kok

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ihihi tetap aja kewaspadaan dan tliti harus jd patokan utama yg gak bsa dtinggalin bang. Takutnya kna tipu๐Ÿ˜‚

      Delete
    2. KUAYNYU @ Bener sekali sob, selain bijak juga mesti waspada karena kejahatan bisa mengenai siapa saja.

      Delete
  2. Argh bi.....๐Ÿ˜’keduluan ngepost nih๐Ÿ˜• Gak bilang dulu ๐Ÿ˜Žpajak bayar pajak๐Ÿญ

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ahahaha, bayar pajak nanti ajh tempo dlu.

      Delete
  3. Iya sekarang yg terpinggirkan banyak nya penipuan adalah jualan online home made atau rumahan atau juga mandiri semakin ditinggalkan karena dampak hal itu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku udh trauma banget sama beli online๐Ÿ˜ญ iya. Jdi yg sungguh" pun dikira penipuan gegara yg tukang nipu bkin trauma

      Delete
    2. Bener mas sopyan padahal pertumbuhan usaha rumahan sudah mulai bagus, eh munculnya beberapa kejahatan semacam itu menjadikan masyarakat enggan. Padahal bisa menjadi pertumbuhan ekonomi msayarakat.

      Delete
  4. ngerii juga yach... baca judulnya,,,,hahahha.... intinya kita harus hati2 yach Mbak dalam menjalani bisnis online.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe iya kang itu fardu ain (wajib) selain hati-hati bagi para pelaku usaha online harus menerapkan transaksi yang amanah.

      Delete
  5. wah ngeri juga ya, jadi kita harus hati-hati juga dalam berbisnis online ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul Maschun sangat ngeri dampaknya, mari kita bersama-sama membantu masyarakat untuk waspada. Kita sebagai orang-orang yang berkecimpung di dalamnya harus memberi arahan pandangan yang positif terhadap perkembangan ekonomi melalui bisnis online, dan turut serta mencegah praktek kejahatan di ruang cyber space.

      Delete
  6. Maka sekarang yang lagi berjaya adalah markeplace, penipuan sangat minim sekali. toko online yang lainnya mati suri, akibat dari penipuan tersebut.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bahkan marketplace pun bisa saja terjadi kemungkinan penipuan Mas Djangkaru. Tapi jika di marketplace terindikasi kasus 378 tersebut maka akan di proses oleh adminya dan di banned. hehe

      Delete
  7. bagi saya sendiri pembunuh pembisnis online adalah google Adsense..... habisnya di tolak mulu ...wkwkwkwk....sedikit keluar dari postingan ini om : itu dibagian Navbar atas link home about sampai privacy ngambang di bawah ... saya menggunakan browser vivaldi. salam kenal om

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha Untuk di setujui google Adsense coba Bebas.Site verifikasi dan perbaiki masalah-masalah yang muncul dari beberapa pemberitahuan dari google adsense.Hehehe thenk u atas masukannya, akan segera di perbaiki sebab ini masih template percobaan.

      Delete
    2. sudah saya perbaiki semuanya mba.... tapi masih di tolak..... bahkan saya pernah bertanya di forum google adsense katanya sih disaranin bikin postingan sebanyak 70++ dan peluang diterima sekitar 2%.... di tolak 98% ...hahahaha... makin suram adsense

      Delete
    3. Hehe tetap semangat berkarya.

      Delete

  8. Biar aman Jual beli Upil secara online mungkin bebas dari yang namanya penipuan kali yaa!!..๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚

    ReplyDelete
  9. Makanya saya kalau beli online selalu lewat online marketplace, gak pernah yang akun langsung. Kalaupun akun langsung, karena lebih murah dan mau beli banyak, harus minta alamat toko atau tempat usahanya.

    ReplyDelete
  10. Dengan adanya toko online transaksi jadi lebih mudah namun perlu hati2 juga biar nggak kena tipu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe... intinya hati2 kawan dan mari lawan kejahatan tersebut.

      Delete
  11. Semakin maju teknologi, maka kejahatan cyber semakin beragam. Maka dari itu harus selalu berhati-hati dan cerdas bermain internet

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mantap saya setuju, semakin cerdas teknologi kita juga harus semakin cerdas.

      Delete
  12. sebagai pembeli kita juga harus berhati2. in short, tambahkan ilmu, banyakkan membaca agar terhindar daripada perbuatan keji si penjual online

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setuju... budayakan membaca dan menyebar informasi guna mencegah tindak kejahatan keji tersebut.

      Delete
  13. Perkembangan teknologi harus disertai dengan majunya pemikiran manusianya supaya tidak disalah gunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Disamping itu peranan orang tua dalam mendidik mengenai dunia online dapat menjadi solusi dikemudian hari sehingga tidak banyak orang yang mudah terpengaruh dengan berita Hoaks.

    ReplyDelete
  14. Kalau saya malah dari dulu agak sulit percaya gitu aja terhadap hal-hal online, apalagi berita hoax, kalau ada yang aneh-aneh, saya biasanya googling dulu, kalau ada berita lainnya khususnya dari media online yang terpercaya ikut menayangkan hal tersebut, baru deh saya agak percaya hehehe

    ReplyDelete
  15. Kalo saya mah kebalik mba, saya sebagai penjual yg kena tipu, si pembeli pasang dp sebagai org alim dan saya terjebak jadi bayarin tagihan dia, ugh bete bgt

    ReplyDelete

Post a Comment

Terimakasih telah mapir di rumah minimalisku. Jangan pernah bosan ya! Nanti gak dikasih permen loh.